pantaibaratpos.com/, Natal – PT RMM kembali membuktikan komitmen nyatanya dalam mendorong kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui realisasi program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan perkebunan ini bergerak cepat merampungkan perbaikan total Jembatan Sawmill yang berlokasi di Desa Sikarakara II, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal.
Langkah taktis PT RMM ini menjadi penyelamat bagi urat nadi perekonomian lokal. Pasalnya, jembatan tersebut merupakan akses paling vital yang menghubungkan sekaligus menopang mobilitas harian warga dari berbagai wilayah, mulai dari Desa Sikara kara II, Sikara kara III dan Rukun Jaya, serta desa lainnya di Kecamatan Natal.
General Manajer PT RMM, L. Andhe Hasibuan, menegaskan bahwa intervensi infrastruktur ini merupakan bagian integral dari tanggung jawab sosial korporasi. Perusahaan berkomitmen penuh untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendongkrak roda perekonomian dan menjamin keselamatan mobilitas warga setempat.
” Ini merupakan program CSR prioritas dari PT RMM melalui perbaikan jembatan sawmill di Desa Sikarakara II. Kami memprioritaskan perbaikan ini agar seluruh aktivitas sosial dan ekonomi warga dapat kembali berjalan dengan lancar, nyaman, dan yang terpenting, aman,” ujar L. Andhe Hasibuan, Sabtu (17/5).
Realisasi pembangunan yang berhasil dituntaskan oleh PT RMM pada Jumat (15/5/2026) ini langsung mendapat sambutan hangat dan apresiasi luar biasa dari pemerintah desa setempat.

Kepala Desa Sikarakara, Mohalli, secara khusus menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepekaan dan respons cepat yang ditunjukkan oleh manajemen PT RMM.
Karena, sebelum adanya tindakan nyata dari PT RMM, kondisi jembatan tersebut sempat mengalami kerusakan parah hingga berada dalam status rawan dan berbahaya untuk dilewati. Akibatnya, aktivitas ekonomi warga sempat lumpuh dan mobilitas harian menjadi sangat terganggu.
” Kami sangat berterima kasih kepada PT RMM atas perhatian dan tindakan nyatanya terhadap jembatan ini. Sekarang jembatan sudah kokoh dan bisa kembali dipergunakan oleh masyarakat. Sebelumnya, aktivitas warga sempat terhenti akibat kondisi jembatan yang rusak dan berbahaya. Kehadiran PT RMM memberikan solusi konkret bagi kami,” ungkap Mohalli.
Melalui kontribusi besar PT RMM ini, jembatan penghubung tersebut kini tampil dengan wajah baru yang jauh lebih kokoh dan aman. Dampak positifnya langsung terasa, di mana urat nadi perekonomian warga di Desa Sikara kara II, III dan Rukun Jaya juga desa lainnya kini dipastikan kembali normal, stabil, dan siap bergerak lebih produktif. (Suaib Rizal).
