Pantaibaratpos.com – Linggabayu
Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Linggabayu kembali menunjukkan komitmen dalam mendekatkan diri dengan masyarakat melalui kegiatan Safari Jumat. Kali ini, kegiatan keagamaan dan sosial tersebut dipusatkan di Masjid Al-Huda, Desa Simpang Koje, Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal, pada Jumat (18/09).
Kegiatan rutin yang sarat dengan nilai kebersamaan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di tingkat kecamatan. Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Linggabayu, Adi Melperi, S.H., M.M., Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Linggabayu, Koordinator Wilayah (Korwil) 12 Linggabayu, serta perwakilan dari Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Kepolisian Sektor (Polsek), dan Komando Rayon Militer (Danramil) Linggabayu. Turut mendampingi pula Sekretaris Camat (Sekcam), Kepala Desa Simpang Koje beserta perangkat desa, serta ratusan jemaah dari unsur masyarakat setempat.
Pelaksanaan ibadah Salat Jumat berlangsung dengan tertib dan khidmat. Bertindak sebagai khatib dalam khotbah Jumat adalah Ustaz Ways Alkarni dari KUA Linggabayu, yang menyampaikan pesan-pesan moral dan keagamaan pentingnya memperkuat ketakwaan serta menjaga persatuan umat. Keistimewaan tersendiri tampak pada pelaksanaan ibadah tersebut, di mana Camat Linggabayu, Adi Melperi, S.H., M.M., memimpin jalannya salat sebagai imam, sementara posisi muadzin diisi langsung oleh Ketua MUI Kecamatan Linggabayu.
Dalam sambutannya seusai pelaksanaan ibadah, Camat Linggabayu Adi Melperi menegaskan bahwa program Safari Jumat bukan sekadar agenda rutinitas birokrasi, melainkan sebuah momentum strategis untuk merajut dan mempererat tali silaturahmi antara aparatur pemerintah dengan segenap lapisan masyarakat.
“Kami berharap silaturahmi dan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat semakin erat. Mari bersama-sama menjaga kerukunan dan mendukung pembangunan di Kecamatan Linggabayu,” ujar Adi Melperi di hadapan para jemaah.
Beliau juga menambahkan bahwa keberhasilan berbagai program pembangunan daerah sangat bergantung pada partisipasi aktif, sinergi, dan stabilitas sosial yang tercipta di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu, sinergi lintas sektoral yang melibatkan unsur pemerintah, ulama, TNI, Polri, dan warga menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemajuan wilayah.
Rangkaian kegiatan Safari Jumat kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah yang hangat antara jajaran Forkopincam dan warga Desa Simpang Koje. Diskusi santai dan dialog terbuka terjalin dengan baik, menampung aspirasi serta memperkuat rasa kebersamaan. Berkat kerja sama semua pihak, seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan dengan khidmat, aman, tertib, dan lancar tanpa ada hambatan berarti. (PB – 05)





